“Ketika sadarku”
22 Mei 2009 pukul 2:22 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentarGerimis ini menghanyutkanku
Kelembah lamunan semu
Ketika sadarku terpanggil
Hujan deras
membuatku menggigil
darah dalam nadi mengalir
pelan, pelan sekali
hampir beku
Tangan dan kaki merapat erat
memeluk jiwa
membelai sukma
Hujan tak jua reda
Tinggalkan sebuah Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.
